WSNG IV

Seminar Nasional Geomekanika IV tahun 2017 terjadi berkat hasil kerjasama antara Indonesian Rock Mechanics Society (IRMS) dengan Jurusan Teknik Pertambangan Universitas Negeri Padang (UNP), dengan tema “Peran Geomekanika dalam Pembangunan Pertambangan dan Infrastruktur”. Seminar Nasional Geomekanika IV dibuka oleh Wakil Rektor II Universitas Negeri Padang, Drs. Syahril, MT., MSCIE., Ph.D pada tanggal 26 Oktober 2017. Pada tanggal 27 Oktober 2017 diselenggarakan Workshop, dengan tema meliputi (1) Mengapa Geoteknik ? yang disampaikan oleh Prof. Irwandy Arif; (2) Peranan Geomekanika dalam Perancangan Lereng Tambang oleh Prof. Budi Sulistianto; (3) Underground Mining Geotechnics oleh Prof. Ridho Kresna Wattimena; (4) Pengaruh Tegangan pada Analisis Kestabilan Lereng oleh Eman Widijanto, MT. Sponsor acara ini, terdiri dari Sponsor Utama yaitu PT. Freeport Indonesia, Groundprobe PT. Kaltim Prima Coal, dan PT. Arutmin Indonesia; Sponsor Rehat Kopi yaitu PT. Adaro Indonesia, Jurusan Teknik Pertambangan UNP dan PT. Semen Padang; serta Sponsor Donasi yaitu Laboratorium Geomekanika ITB, PT. Epiroc Southern Asia, PT. DNX , PT. Datascrip, CV. Triarga Nusa Tama, dan Bapak Dr. Suseno Kramadibrata. Lokasi penyelenggaraan dilaksanakan di Hotel Pangeran Beach Padang tanggal 26-27 Oktober 2017, meliputi ,Seminar Nasional Geomekanika pada tanggal 26 Oktober 2017, pameran booth perusahaan/institusi pada tanggal 26 Oktober 2017, galadinner pada 26 Oktober 2017, workshop Geoteknik pada tanggal 27 Oktober 2017, ekskursi Tambang dan Wisata Sumatera Barat diadakan pada tanggal 28 Oktober 2017.

Pembicara utama dan sesi khusus dalam Seminar Nasional ini terdiri atas perwakilan pemerintah sebagai pengambil kebijakan dan para akademisi/peneliti. Total peserta seminar yang tercatat oleh Panitia adalah 140 orang. Workshop dilaksanakan di Basa Room dengan kapasitas maksimum 100 peserta. Tema “Geoteknik Pada Tambang Terbuka dan Tambanga Bawah Tanah” terdiri dari sub-topik yang disampaikan oleh pengajar berpengalaman dibidangnya. Total peserta workshop yang tercatat oleh Panitia adalah 75 orang.

Booth pameran perusahaan dilaksanakan di Sati III yang berada di Sati Hall, Hotel Pangeran Beach Padang pada tanggal 26 Oktober 2017. Panitia menyediakan 11 booth pameran untuk PT. Groundprobe, PT. Kaltim Prima Coal, PT. Arutmin Indonesia, PT. Freeport Indonesia, Laboratorium Tambang UNP, PT. Adaro Indonesia, PT. Semen Padang, Laboratorium Geomekanika ITB, PT. DNX, PT. Epiroc Southern Asia, PT. Datascrip dan CV. Triarga Nusa Tama. Namun pada pelaksanaannya hanya diikuti oleh 5 perusahaan yaitu PT. Groundprobe, PT. Semen Padang, Laboratorium Geomekanika ITB, PT. Datascrip dan CV. Triarga Nusa Tama.

Gala Dinner dilaksanakan di Sati Hall, Hotel Pangeran Beach Padang pada tanggal 26 Oktober 2017. Kegiatan ini diikuti oleh peserta seminar, pemakalah, dan undangan. Gala Dinner dimulai pukul 20.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB. Pelaksanaan Gala Dinner diisi dengan penampilan-penampilan tarian tradisional Sumatera Barat dan tarian Papua yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (Gambar 16). Selain pertunjukan tarian tradisional, panitia juga menampilkan siaran langsung musik akustik sembari mengiringi temu ramah antar peserta Gala Dinner.

Ekskursi Tambang diawali dengan mengunjungi Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT) Sawahlunto. Jumlah peserta yang mengikuti Ekskursi Tambang berjumlah 26 orang. Peserta dipandu oleh tim instruktur dari BDTBT untuk mengunjungi laboratorium ventilasi, laboratorium penyanggaan tambang bawah tanah dan laboratorium pengeboran. Selain mengunjungi fasilitas laboratorium BDTBT, peserta berkesempatan untuk melakukan simulasi pembakaran gas CH4 di dalam sebuah mucket terowongan, melakukan simulasi penyanggaan terowongan, melakukan simulasi pengeboran.

Peserta mengunjungi fasilitas laboratorium BDTBT Sawahlunto

Setelah mengunjungi BDTBT Sawahlunto, awalnya direncanakan untuk langsung bertolak menuju Istana Basa Pagaruyung yang terletak di Kota Batusangkar. Namun, mengingat efisiensi waktu perjalanan, maka dialihkan untuk mengunjungi ke lokasi wisata di Sawahlunto seperti Gudang Ransoem dan Lubang Mbah Soero, kemudian dilanjutkan menuju Jam Gadang, Kota Bukittinggi. Untuk keperluan promosi dan undangan, panitia telah mencetak 500 three folded leaflet 100 poster, dan 100 proposal yang didistribusikan ke universitas, institusi pemerintahan, serta perusahaan tambang, alat berat dan infrastruktur.

Related posts