All posts by mdeno

Mining Fair 2017

Begitu banyak kegiatan yang diadakan oleh mahasiswa tambang di Indonesia untuk meningkatkan pengetahuan ( Knowledge ) dan penigkatan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan yang bersifat ilmiah serta kompetisi mahasiswa dalam penerapan ilmu teoritis kedalam ilmu praktik didalam sebuah kegiatan yang dilaksanakan. Contohnya saja Universitas Trisakti dengan kegiatan Mining Week, Universitas Sriwijaya dengan kegiatan Sriwijaya Mining Games, Institut Teknologi Bandung dengan kegiatan Indonesian Students Mining Competition yang merupakan bentuk kepedulian organisasi kemahasiswaan di tingkat jurusan.

Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang merupakan organisasi kemahasiswaan ditingkat jurusan yang dibentuk berdasarkan kesamaan displin ilmu dalam melakukan pengembangan kepada mahasiswa dalam bentuk kecerdasan emosional, keterampilan sosial, komunikasi, berbahasa dan optimism ( Soft Skills ). HMTP-FT-UNP bergerak sesuai dengan Azaz, fungsi dan tujuannya yang telah ditetapkan dalam sebuah konstitusi yang dinamakan dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ( AD & ART ).

Begitu banyak kegiatan yang telah dilaksanakan oleh HMTP-FT-UNP demi mencapai tujuannya baik ditingkat Nasional maupun Internasional. Salah satu kegiatan yang pernah dilaksanakan oleh HMTP-FT-UNP ditingkat Nasional maupun Internasional ialah kegiatan Mining Fair. Kegiatan merupakan salah satu bentuk kepedulian mahasiswa terkhusus untuk Mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Negeri Padang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan yang bersifat ilmiah dengan adanya kegiatan kompetisi mahasiswa ditingkat nasional. Kegiatan Mining Fair ini sudah terlaksana sebanyak 2 kali dan pada tahun ini merupakan ketiga kalinya kegiatan ini dilaksanakan. Begitu banyak antusias dari mahasiswa tambang di Indonesia terkait kegiatan ini dengan adanya beberapa cabang kegiatan yang diadakan, salah satunya kegiatan Mining Competition yang bertujuan untuk melihat kemampuan mahasiswa tambang di Indonesia dalam penerapan ilmu teoritis kedalam ilmu praktik.

Banyak mahasiswa Teknik Pertambangan menaruh harapan kepada HMTP-FT-UNP agar kegiatan Mining Fair ini selalu terlaksana demi menciptakan kader-kader bangsa dalam dunia pertambangan yang andal dan berkualitas.

WSNG IV

Seminar Nasional Geomekanika IV tahun 2017 terjadi berkat hasil kerjasama antara Indonesian Rock Mechanics Society (IRMS) dengan Jurusan Teknik Pertambangan Universitas Negeri Padang (UNP), dengan tema “Peran Geomekanika dalam Pembangunan Pertambangan dan Infrastruktur”. Seminar Nasional Geomekanika IV dibuka oleh Wakil Rektor II Universitas Negeri Padang, Drs. Syahril, MT., MSCIE., Ph.D pada tanggal 26 Oktober 2017. Pada tanggal 27 Oktober 2017 diselenggarakan Workshop, dengan tema meliputi (1) Mengapa Geoteknik ? yang disampaikan oleh Prof. Irwandy Arif; (2) Peranan Geomekanika dalam Perancangan Lereng Tambang oleh Prof. Budi Sulistianto; (3) Underground Mining Geotechnics oleh Prof. Ridho Kresna Wattimena; (4) Pengaruh Tegangan pada Analisis Kestabilan Lereng oleh Eman Widijanto, MT. Sponsor acara ini, terdiri dari Sponsor Utama yaitu PT. Freeport Indonesia, Groundprobe PT. Kaltim Prima Coal, dan PT. Arutmin Indonesia; Sponsor Rehat Kopi yaitu PT. Adaro Indonesia, Jurusan Teknik Pertambangan UNP dan PT. Semen Padang; serta Sponsor Donasi yaitu Laboratorium Geomekanika ITB, PT. Epiroc Southern Asia, PT. DNX , PT. Datascrip, CV. Triarga Nusa Tama, dan Bapak Dr. Suseno Kramadibrata. Lokasi penyelenggaraan dilaksanakan di Hotel Pangeran Beach Padang tanggal 26-27 Oktober 2017, meliputi ,Seminar Nasional Geomekanika pada tanggal 26 Oktober 2017, pameran booth perusahaan/institusi pada tanggal 26 Oktober 2017, galadinner pada 26 Oktober 2017, workshop Geoteknik pada tanggal 27 Oktober 2017, ekskursi Tambang dan Wisata Sumatera Barat diadakan pada tanggal 28 Oktober 2017.

Pembicara utama dan sesi khusus dalam Seminar Nasional ini terdiri atas perwakilan pemerintah sebagai pengambil kebijakan dan para akademisi/peneliti. Total peserta seminar yang tercatat oleh Panitia adalah 140 orang. Workshop dilaksanakan di Basa Room dengan kapasitas maksimum 100 peserta. Tema “Geoteknik Pada Tambang Terbuka dan Tambanga Bawah Tanah” terdiri dari sub-topik yang disampaikan oleh pengajar berpengalaman dibidangnya. Total peserta workshop yang tercatat oleh Panitia adalah 75 orang.

Booth pameran perusahaan dilaksanakan di Sati III yang berada di Sati Hall, Hotel Pangeran Beach Padang pada tanggal 26 Oktober 2017. Panitia menyediakan 11 booth pameran untuk PT. Groundprobe, PT. Kaltim Prima Coal, PT. Arutmin Indonesia, PT. Freeport Indonesia, Laboratorium Tambang UNP, PT. Adaro Indonesia, PT. Semen Padang, Laboratorium Geomekanika ITB, PT. DNX, PT. Epiroc Southern Asia, PT. Datascrip dan CV. Triarga Nusa Tama. Namun pada pelaksanaannya hanya diikuti oleh 5 perusahaan yaitu PT. Groundprobe, PT. Semen Padang, Laboratorium Geomekanika ITB, PT. Datascrip dan CV. Triarga Nusa Tama.

Gala Dinner dilaksanakan di Sati Hall, Hotel Pangeran Beach Padang pada tanggal 26 Oktober 2017. Kegiatan ini diikuti oleh peserta seminar, pemakalah, dan undangan. Gala Dinner dimulai pukul 20.00 WIB sampai dengan pukul 22.00 WIB. Pelaksanaan Gala Dinner diisi dengan penampilan-penampilan tarian tradisional Sumatera Barat dan tarian Papua yang dilakukan oleh mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (Gambar 16). Selain pertunjukan tarian tradisional, panitia juga menampilkan siaran langsung musik akustik sembari mengiringi temu ramah antar peserta Gala Dinner.

Ekskursi Tambang diawali dengan mengunjungi Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT) Sawahlunto. Jumlah peserta yang mengikuti Ekskursi Tambang berjumlah 26 orang. Peserta dipandu oleh tim instruktur dari BDTBT untuk mengunjungi laboratorium ventilasi, laboratorium penyanggaan tambang bawah tanah dan laboratorium pengeboran. Selain mengunjungi fasilitas laboratorium BDTBT, peserta berkesempatan untuk melakukan simulasi pembakaran gas CH4 di dalam sebuah mucket terowongan, melakukan simulasi penyanggaan terowongan, melakukan simulasi pengeboran.

Peserta mengunjungi fasilitas laboratorium BDTBT Sawahlunto

Setelah mengunjungi BDTBT Sawahlunto, awalnya direncanakan untuk langsung bertolak menuju Istana Basa Pagaruyung yang terletak di Kota Batusangkar. Namun, mengingat efisiensi waktu perjalanan, maka dialihkan untuk mengunjungi ke lokasi wisata di Sawahlunto seperti Gudang Ransoem dan Lubang Mbah Soero, kemudian dilanjutkan menuju Jam Gadang, Kota Bukittinggi. Untuk keperluan promosi dan undangan, panitia telah mencetak 500 three folded leaflet 100 poster, dan 100 proposal yang didistribusikan ke universitas, institusi pemerintahan, serta perusahaan tambang, alat berat dan infrastruktur.

Mining Fair 2017

TRAINING DASAR ORGANISASI

Training dasar Organisasi (TDO) adalah kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang (HMTP FT UNP) sebagai bentuk pembekalan bagi mahasiswa baru BP 2016 yang akan menjadi generasi penerus dalam kepengurusan HMTP FT UNP masa selanjutnya.

TDO HMTP FT UNP tahun 2017 yang bertemakan “Mengembangkan Sayap Keorganisasian untuk Membangun Kader yang Aktif, Dinamis, dan Berdedikasi Tinggi” dilaksanakan pada tanggal 11 Februari 2017 di ruang kuliah TB9 dan TB10 Jurusan Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membentuk pribadi berkualitas yang memiliki sikap mental, kepedulian, inisiatif, profesionalitas dan loyalitas agar dapat menjalankan fungsi organisasi dengan baik dan benar.

Kegiatan TDO ini dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan III Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang dan dihadiri oleh Ketua Jurusan Teknik Pertambangan FT UNP beserta jajaran dan Ormawa selingkungan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Kegiatan ini alhamdulillah berjalan lancar dengan diikuti 114 pesera yang aktif dan antusias mengikuti runtutan kegiatan yang telah disusun oleh panitia pelaksana. Adapun kegiatan TDO ini terdiri dari tiga sesi pemaparan materi yaitu, materi pertama Managemen Organisasi dan Leadership oleh saudara Riki Rinaldo (Ketua HMTP FT UNP 2015/2016), materi kedua Public Speaking oleh saudara Elgi Alam Pangestu (Ketua BEM FT UNP 2015/2016), dan materi ketiga Teknik Sidang oleh saudara Gestio Sesar Yulindo ( DPO HMTP FT UNP 2015/2016). Antusias peserta dalam kegiatan ini dapat dilihat dari banyaknya pertanyaan – pertanyaan yang diajukan kepada para pemateri dan antusiasnya peserta dalam sesi simulasi public speaking dan teknik sidang. Suasana dalam ruangan semakin pecah manakala peserta membaur melantunkan yel – yel yang menjadi penyemangat dalam kegiatan tersebut.

Acara TDO HMTP FT UNP ini ditutup dengan sesi foto bersama dan penyerahan piagam penghargaan oleh Ketua HMTP FT UNP 2016/2017 kepada para pemateri.

To Be Mine

Kegiatan To Be Mine adalah acara yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang dan merupakan salah satu acara yang bersifat eksternal tingkat Provinsi Sumatera Barat. Acara ini baru pertama kali diadakan di tahun 2017 selama HMTP FT UNP didirikan.

To Be Mine yang diadakan pada tanggal 5 Maret 2017 dan bertempatkan di Jurusan Teknik Pertambangan FT UNP ditujukan untuk siswa/i SMA sederajat. Salah satu rangkaian acara To Be Mine adalah try out yang bertujuan untuk persiapan adik-adik dalam menghadapi ujian tertulis SBMPTN. Selain itu dalam pelaksanaan acara to be mine tidak hanya mengadakan try out, tetapi juga mengadakan acara Pengenalan Tambang dan Pameran Peralatan Tambang. Materi saat pengenalan tambang disampaikan oleh dosen Jurusan Teknik Pertambangan FT UNP yaitu Drs. Bambang Heriyadi, MT. Pengenalan tambang disini dimaksudkan untuk memberikan pengetahuan dasar mengenai dunia pertambangan kepada peserta sehingga dapat menambah wawasan siswa-siswi SMA sederajat. Setelah peserta mendapatkan materi, selanjutnya diadakan kegiatan pameran peralatan tambang. Banyak jenis peralatan tambang yang dipamerkan, misalnya theodolit, batuan mineral, kompas, GPS, dan maket tambang. Dalam pameran peralatan tambang, siswa/i dapat melihat langsung alat-alat yang biasanya dipakai dalam dunia kerja di pertambangan. Tidak hanya melihat, siswa/i juga diajarkan mengenai alat-alat yang dipakai dalam dunia kerja di pertambangan seperti theodolit, kompas, dan GPS. Sosialisasi acara ini dilakukan di 15 sekolah yang ada di Padang dan beberapa sekolah di Provinsi Sumatera Barat. Acara ini diikuti 35 peserta dan disponsori oleh Bimbel Exis. Bimbel juga memberikan tips dan trik dalam mengerjakan soal ujian SBMPTN. Kegiatan ini bisa menjadi referensi adik-adik dalam memilih jurusan yang akan dipilih ketika masuk ke perguruan tinggi.

Salam Tambang

Kekaguman yang saya rasakan diwaktu saya mengikuti kegiatan Salam Tambang tidak dapat terbendungi lagi. Kegiatan Salam Tambang yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang banyak memberikan dampak yang positif bagi kehidupan saya terutama dalam bidang pengetahuan dan juga menambah relasi saya ke Stakeholder perusahaan yang ada di Indonesia khususnya. Tidak hanya itu yang saya rasakan dalam kegiatan salam tambang selaku ketua pelaksana sendiri dalam kegiatan tersebut, bagi saya begitu banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dalam kegiatan ini karena dalam pelaksanaannya ada tiga rangkaian kegiatan juga yang bisa diikuti oleh kalangan mahasiswa se- Sumatera Barat. Tiga rangkaian kegiatan tersebut menuntuk kita untuk lebih tahu lagi dan lebih mendalami lagi mengenai teknologi dalam dunia pertambangan serta implementasi ilmu pertambangan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari kegiatan Seminar Nasional, Mining Exhibition, Pesta Rakyat Tambang.

Kegiatan Salam Tambang ini juga merupakan kegiatan yang pertama kali yang pernah diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Negeri Padang sewaktu periode kepengurusan 2015/2016 yang diketuai oleh saudara Riki Rinaldo yang merupakan angkatan 2012 Teknik Pertambangan Universitas Negeri Padang. Banyak kesan dan pesan yang disampaikan oleh mahasiswa teknik pertambangan terhadap kegiatan ini, baik itu kesan dan pesan positif maupun negatif. Karena bagaimanapun, segala jenis perbuatan dan tindakan yang kita lakukan pasti ada negatif dan posistif dimata orang, tetapi yang perlu kita ingat dibalik tindakan dan perbuatan tersebut selalu ada pembelajaran yang memberikan dampak terhadap kehidupan kita dan juga sebagai ajang pembelajaran bagi diri kita dalam melihat perkembangan dan potensi diri.

Banyak pentingnya kegiatan Salam Tambang ini bagi saya, terutama dalam pendewasaan diri untuk menuju kehidupan yang lebih berarti disetiap harinya, mengapa demikian ? karena disuatu sisi kegiatan Salam Tambang ini mengajarkan saya untuk menghargai orang lain dan mengajarkan diri saya sendiri bagaimana cara membagi waktu agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Semoga kegiatan ini tidak terhenti disini saja. Harapannya kedepan, hendaknya kegiatan Salam Tambang ini dapat menjadi sarana bagi mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri baik dalam bidang akademik maupun organisasi . Salam Tambang !!!!!!

Pelatihan Software Vulcan

Begitu banyak kalangan Mahasiswa dan Dosen Teknik Pertambangan Universitas Negeri Padang yang mengikuti kuliah umum dihari itu, kegiatan kuliah umum pelatihan Software Vulcan tersebut diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Negeri Padang dibawah naungan Jurusan Teknik Pertambangan Universitas Negeri Padang. Antusias mahasiswa terhadap kegiatan ini membuat ruangan yang disediakan oleh panitia pelaksana tidak mencukupi seperti biasanya. Dedy Hutasoit selaku Narasumber mengatakan kesan dan pesannyaa juga kepada pihak jurusan dan himpunan terhadap antusias mahasiswa dalam mengikuti kegiatan kuliah umum ini, Beliau selaku Coordinator dan Trainer di PT. Globecone Indonesia juga memaparkan materi yang jelas mengenai bagaimana pengaplikasian Software Vulcan dalam dunia pertambangan sekaligus beliau juga melakukan demo Software Vulcan dalam kegiatan kuliah umum tersebut. Kegiatan kuliah umum Software Vulcan ini diikuti lebih dari 200 mahasiswa Teknik Pertambangan Universitas Negeri Padang yang merupakan gabungan dari angkatan 2012, 2013, 2014, 2015 dan 2016. Pada kegiatan ini juga banyak mahasiswa yang ingin tahu lebih dalam mengenai keunggulan dan kelemahan Sofware Vulcan dalam dunia pertambangan.

Kegiatan kuliah umum Software Vulcan ini juga dilengkapi dengan pelatihannya di ruangan labor perencanaan teknik pertambangan Universitas Negeri Padang. Kegiatan pelatihan ini diikuti sebanyak 15 orang dari kalangan mahasiswa dan dosen teknik pertambangan. Selama berlansungnya kegiatan ini tidak satupun orang yang diizinkan masuk kedalam ruangan Labor Perencanaan Teknik Pertambangan Universitas Negeri Padang demi kelancaran dan suksesnya kegiatan pelatihan tersebut . Pelatihan Software Vulcan ini juga merupakan yang pertama kalinya diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Pertambangan dibawah naungan Jurusan Teknik Pertambangan Universitas Negeri Padang, berkat Rahmat Tuhan YME kegiatan kuliah umum dan pelatiahn Software Vulvan ini dapat berjalan dengan lancar dan aman.

Harapan yang selalu disampaikan oleh mahasiswa Teknik Pertambangan, semoga kegiatan ini dapat dilaksanakan kembali ditahun-tahun yang berikutnya demi meningkatkan kompetensi mahasiswa jurusan Teknik Pertambangan di bidang perangkat lunak dunia pertambangan.

INDONESIAN YOUTH DIALOGUE

Indonesian Youth Dialogue merupakan wadah yang tepat bagi para pemuda menghasilkan ide-ide cemerlang untuk Indonesia yang lebih baik. Untuk itu, tema dari Indonesian Youth Dialogueadalah "Elevate Your Life

  TUJUAN

Tujuan dari IYD CAMP antara lain :

  1. Mengenalkan dialog sebagai media untuk pemahaman dan kerjasama yang baik diantara pemuda Indonesia dan juga sebagai bagian dari kearifan lokal Indonesia.
  2. Memberikan pemuda Indonesia pengetahuan dan mengenai cara berdialog yang baik.
  3. Memberdayakan pemuda Indonesia dengan memberikan pendidikan dan program pembinaan masyarakat, yang meliputi skill manajemen konflik dalam masyarakat multikultural dan juga menciptakan solusi –solusi dan menerapkannya ke dalam aksi nyata.
  4. Menanamkan semangat Bhineka Tunggal Ika terhadap pemuda Indonesia dengan memberikan kuliah dan pelajaran pada site yang dikunjungi.
  5. Meningkatkan kepedulian sosial melalui media sosial dengan penyediaan website resmi Indonesian Youth Dialogue.
  6. Membangun suatu ikatan antar pemuda untuk ikut aktif dalam proses dialog melalui penyelenggaraan Indonesia Youth Dialogue Camp.

BENTUK KEGIATAN

Indonesian Youth Dialogue terdiri dari dua kegiatan inti, yaitu Talkshow (berfokus dalam mempromosikan dialog dan menanamkan semangat Bhineka Tunggal Ika) dan Indonesian Youth Dialogue (IYD) Camp pemahaman dialog, pemberdayaan pemuda, dan juga pembangunan sosial)

LOKASI KEGIATAN

IYD CAMP dilaksanakan di 6 (enam) kota di Indonesia, yaitu Sentani, Makassar, Palangkaraya, Medan, Semarang dan Denpasar pada tanggal 4 Maret – 9 April 2014. Pada kesempatan ini, sebagai representatif kampus saya mengikuti IYD CAMP yang diadakan di kota Denpasar, Bali pada tanggal 9 April – 11 April 2014.

Dokumentasi IYD

# #

JST Sakura Science Plan

Hasnan Fiqri

State University of Padang (UNP) – Indonesia

#

JST Sakura Science Plan is a youth exchange in science and Technology program that presented by Japan Science and Technology Agency. This program has been started from 19 to 28 October 2014. The Location of this program at Meguro Lab, University of Tokyo. Sakura Exchange is the prestigious program for students and researchers over the Asian and it‟s my honour of being invited in this program.

1st day ( October 19, 2014 )

Arrival to Haneda and settled up at KKR-NAKAMEGURO Hotel. Today is the day of our departure from Jakarta to Haneda International Airport, Tokyo. We entered the aircraft approximately 1 pm. Finally we arrived at Haneda approximately 11 pm local time. Haneda is the first place I met and became acquainted with Watanabe-sensei and Mitsui-san. From there we took a cab to go directly KKR Hotel Nakameguroand then rest.

2nd day ( October 20, 2014 )

Having orientation about the lab meguro and then continued lecture, Global Perspective on Disasters due to earthquake focusing on vulnerabilities‟ presented by sensei Watanabe. At this lecture, I had new understanding about the meaning of vulnerabilities which means weak points. This lecture also discussed about the vulnerabilties in Indonesia. Important point of this lecture is to learn the cause of high vulnerability.

2nd day was our first morning in Tokyo. For the morning session, after breakfast at the hotel we headed straight Meguro Laboratory, IIS, University of Tokyo by on foot. The time we have taken to achieve the campus on foot is approx 40 minutes. In Meguro secretariat Lab, we are immediately greeted by Minamoto-San, who is secretary of the Meguro Lab. Then we met with Etri-san, Indonesian students are taking Ph.D. programs in Meguro Lab. Then we headed to room 403, where you do the orientation and Watanabe-sensei explained our itinerary while in Tokyo. Etri-san was also present on this occasion. After completion of orientation and explanation, we had lunch in the student cafeteria, where I ordered Udon, a type of traditional Japanese noodles and chicken nuggets.

After finishing lunch, we returned to the room 403 Then Watanabe-sensei begins with a introduction lecture of the vulnerability. The lecture is about global perspective on disasters due to earthquake focusing on vulnerabilities. He gave us information about how to differentiate disasters, such as isolated case disaster, rural type disaster, urban type disaster, and gigantic urban type disaster. He also told us about his great innovation, the debris flow breaker, which can stop the movement of big boulders from higher ground to the lower by increasing its internal friction. I think this system will be very useful but also not difficult to build at the same time.

#

Fig.1 Lecture "Global perspective disasters" with Sensei Watanabe

3rd Day (October 21, 2014)

On this day we get a lecture from Prof.Meguro. In his lecture he explained that the problems related to the disaster is not just engineering problems, but we need to review the various aspects and issues. Such as social,economic, cultural, religious, legal, and others.Then he also explained about the earthquake early warning system in Japan which has been growing rapidly in comparison in Indonesia.

Then in the next session, Watanabe-sensei continued his studies that the vulnerability. He reiterated that if the greater vulnerability and hazard, it will intersect giving rise to the risk of disaster, so we should be able to cope According to Watanabe-sensei root cause of vulnerability in most areas is poverty and inequality, as happened in Nicaragua.

Then in the afternoon, we visited the Metropolitan Museum Disaster Preparedness in Kinshi-cho area. There we get information about earthquakes in Japan in 2011 were accompanied by a tsunami and fire, then we also perform simulations when trapped in buildings affected by fire and earthquake of 7 on the Richter scale. In the evening, we met students who had research at Meguro Lab came from Iran,India, Thailand, Nepal, and Japan.

#

Fig.2 lecture with Prof. Meguro

#

Fig. 3 Disaster prevention on earthquake ( shaking table conduct with 7 SR)

#

Fig. 4 Meet and Greet with students from Meguro Lab

4th Day (October 22, 2014)

Seminar on earthquake disaster preparedness by sensei Watanabe. At this seminar, Sensei Watanabe gave us lecture about how we can build hazard resilient society. We also discussed about some countries who also have high vulnerability like Nicaragua and Venezuela. Several points from this seminar :

  1. Vulnerability is a weak point.
  2. It‟s really important to fill stomach ( develop human resources and achieve higher living standard )
  3. A key to success in dealing with disaster is to learn lessons from the past.
  4. There is a relationship between hazard and vulnerability. If hazard and vulnerability is becoming wider so that it will make serious damage.
  5. To prevent natural disaster it‟s also important to have coordination between government and society
  6. Preparedness for risk reduction on earthquake that has been

implemented by sensei Watanabe ; Debris flow breaker and PP Band method. After having seminar, we had Campus visit at engineering Faculty, University of Tokyo.

#

Fig.4 having good discussion about earthqauke disaster preparedness

5th Day (October 23, 2014)

This day we went to the Obayashi Co. Ltd for a site visit. Obayashi is one of the top building contractor in Japan, it is widely known in Japan and also in the world. The site that we visited was the technical research institute of Obayashi corporation, the buildings that were there such as the main building (the techno station), dynamics laboratory and multipurpose laboratory

First, we got an explanation about the company profile, there are a lot of well known buildings, not only in Japan but also in another country that was built by this company, such as the Tokyo Skytree, the highest tower in the world, about 634 meters high and also a bridgein the United States of America and they also introduced and gave information about the system and innovation about base isolation for buildings. One of the most interesting innovative projects that they have is the Laputa 2D. Laputa 2D is one kind of base isolation system for a building which combine the rubber bearing isolation and also big hydraulic actuators, this system can reduce the energy of the earthquake, so that the force of the earthquake accepted by the building is only 1/30 to 1/50 of its real force. This system is already applied for the main office building. To explore the buildings of Obayashi we were guided by Ms. Naomi, the public relation officer of the corperation. First we went to see the work place of the officers, they used a very effective placing of the cubicle so that the officers will always see the boss of their sections everyday, and the boss will always be able to comunicate and watch over the workers.Next location that we visited is the basement of the main office building which the Laputa 2D system was installed. There we saw the rubber bearing and also the actuators. Then we went to the dynamics laboratory in which we saw the geotechnical centrifuge system that was the world‟s largest earthwuake simulator and can produce earthquake motions of a scale greater than that of the 1995 Kobe earthquake.After that, we also visited the multi purpose laboratory 2, there we feel the simulation of Kobe earthquake in the vibration experience equipment, it can reproduce rhe seismic vibration of buildings with various vibration control technologies and base isolation technologies including Super Active Base Isolation System “Laputa 2D”. Then after we finished our site visit in Obayashi, we went to the Meguro Lab, Institute of Industrial Science, to saw the preparation for Etri-san The Rubber Bearing experiment. Etri-san gave us further information about her research and she also gave us the publication of early results of her work, but because of some reason the preparation cannot be done that day so after that we went back to the hotel.

Site visit to Obayashi Corp. Obayashi Corp,the largest constuctor company in Japan which has built many buildings. The most fascinating building, Tokyo Sky tree, is the tallest building in Japan which has height about 634 meters. I had many experience and lessons through this site visit. For example, I learned about Laputa 2D which is a super active base isolation system. I also experienced simulation earthquake with and without using Laputa 2D. I and other participants were in Shaking table experienced the earthquake with the magnitude of 7. The ground motion was extremely had big vibration. Compared with Laputa 2D , the ground motion was slower and didn‟t make any high vibration.

#

Fig, 5 site visit to Obayashi Corp

After visiting Obayashi Corp, we continued our tour to meguro Lab and learned about PP Band which has been implemented in several countries like India, Iran, Indonesia, etc. This technology was founded by Professor Kimiro Meguro.

#

Fig.6 Diagram of Super Active Base Isolation System „Laputa 2D‟

6th October 24,2014.

Visiting Metropolitan disaster area, KEIO Hotel and, Imperial Palace. Metropolitan disaster area has a lot of tall buildings which modern constructed and high technology. At KEIO hotel, an implementation of risk reduction of earthquake has been already done. As I looked for more information, this hotel let people to come inside this building if there‟s emergency situation like earthquake and tsunami.

Imperial Palace is located in central of Tokyo. Imperial palace has unique designed building. It‟s not using complex materials to make the castle stand on the ground. The building‟s foundation are just made from strength rocks like granite and andesite. Through this site visit, I have not only known about structures of its building but I also know about history of metropolitan disaster area especially Imperial Palace.

#

Fig. 7 Sight seeing around metropolitan government building

#

Fig. 8 Site visit to KEIO Hotel

#

Fig. 9 Site Visit to Imperial Palace

7th day October 25, 2014

Lecture on vulnerabilities of Gigantic cities by Professor Meguro Professor Meguro performed his presentation about vulnerabilities of Gigantic cities. The root cause of disaster hazard is not just about structure and materials of houses but it can be included social, political, religion. Most of casualities due to earthquake are caused by collapse of mansory houses. At this lecture, Profesor Meguro showed us PP-Band‟s video which compared with other building without using PP Band. Sight seeing. In the afternoon, I and other participants visited Ueno. I loved and enjoyed all the activities like festival, visit temple, and many other attractive spots.

#

Fig.10 visiting Kaneji Temple

#

Fig 12. Asimo

8th day ( October 26, 2014 )

At this Sunday, we went to Odaiba Island to visit Japan Future, Science and Technology Museum (Miraikan). There we saw a lot of innovation and hightech machine, gadget or equipment. The first thing that I experience was the simulation of sky jumping, in which we wear a glasses with some kind of mini monitor inside so we can see the simulation video of sky jumping and also the headset for the sound, to enchance the sky diving feeling we were sitting in some kind of swing and we were blown by a big fan.

#

Fig 11. Visiting Miraikan Museum, Odaiba

After that, i went to the third floor of the museum where i saw the Asimo show. Asimo is a robot that was manufactured by one of the biggest industry in Japan, Honda, which also manufactured cars and motorcycles that is widely used in Indonesia. In the show, Asimo simulated some moves, such as walking, running, jumping and balancing on one feet. Asimo also sing a song in Japanese also with hand-gesture language.

#

Fig 13. The Earth

In the ceiling of the museum there was a hanging miniature of the earth, consists of thousands of small LED screen so that it can show the real situation of the earth as if we are looking at it from the outer space. After that, I and Watanabe-sensei join a short simulation and seminar about how the internet works. Then i also visit the Digital Content Exhibition, there i saw the advanced digital technology that Japanese scientist and engineers had developed. I try some kind movement sensor that will simulate the movement and project it to the monitor with effects of anime style power.

9th Day ( October 27, 2014)

Seminar on Vulnerability Reduction and Preparatory Work For The Wrap Up Session. I and 8 other participants shared our experiences due to earthquakes. At this session, I presented my presentation about vulnerability in West Sumatera. At this session we also had Q&A about preparedness and bringing new ideas to cope similiar events for the future. Based on experienced and lecture that I got, I think PP Band Technology can be used for risk reduction due to earthquakes.After having seminar, continued lecture on the PPBM technology with Prof. Numada. After having explanation about PPBM technology, we also had lecture on urban disasters with Prof. Meguro. Through Prof Meguro‟s lecture, I have one lessons

#

Fig.12 Seminar on vulnerability reduction

#

Fig. 13 Prof. Numada is explaining about PPBM Technology

#

Fig.14 Lecture an discussion on Urban Disasters and disaster management presented by Prof. Meguro

10th day ( October, 29th 2014 )

Wrap Up Session This was our final day for amazing experience here. I was so happy and sad at the same time. I took a granted for all the time since I was here. We learned alot from the lectures, site visit and conversation, and we have to make those knowledges useful for our hometown, Indonesia. Don't make this amazing program stops for only 10 days, but we also have to continue this cooperation and exchange for as long as we can for the sake of our future. I honestly feel so blessed, happy and proud to be able to join this program. The schedule is nicely packed with knowledge-full lectures from outstanding people, such as Prof. Meguro, Prof. Numada and our beloved Watanabe-sensei, who guide us everyday, watch over us, take care of us, I really don‟t know how to thank you, dōmo arigatōgozaimashita, sensei, dōmo arigatōgozaimashita. I think the best souvenirs are my thoughts, my memories and my enlighten mind from this one and only amazing trip. Purity will be contriving our souls to be extremely passionate, kindle our heart,bring out our vigour, make life’s better and more value along with meaningful

#  #

9th ISMC dan 1st SEASMC

Event sekali dua tahun yang diadakan oleh Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung. Pada edisi ini, Tim dari Universitas Negeri Padang (Mining Troops) memenangkan 1 perunggu kategori Rolling Resistance. Beberapa kompetisi yang diikuti adalah Tie In, Bench Blasting, Ventilation Duct Hanging, Material Handling, Survey and Mapping, Mineral and Rock Identification, Drilling, dsb. Peserta lomba berasal dari berbagai universitas di Indonesia Jurusan Teknik Pertambangan dan juga peserta dari Universitas di Korea, Seoul National University.

  #   #